Sekolah Kreatif SD MUHTADIN Siap Menerima Siswa Baru Tahun Pelajaran 2014/2015

Category Archive: Berita

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) 2012-2013

SEKOLAH KREATIF SD MUHTADIN ISLAMIC FUTURE SCHOOL

Dengan Visi : Terwujudnya Generaasi Islam yang Bertaqwa, Cerdas dan Ber-IT.  Anak (Buah Hati)  adalah anugerah Ilahi yang harus kita pelihara dan bimbing menjadi Generasi yang sesuai dengan zamannya. Kami Membuka Pendaftaran Siswa Baru, mulai 20 Pebruari 2012  s/d 10 Maret 2012 dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Melalui PSB Online SiPinter di website kami

2. Isi Formulir Online yg tersedia.

3. Datang ke SD MUHTADIN dengan menyerahkan infaq pendaftaran Rp. 50.000,- dan foto kopi Akte Kelahiran.

Program Unggulan :

- Kelas berisi 20 siswa/i 2 orang Ustadz/ah

- Tahfidzul Juz’amma dan Asmaul Husna

- Pembelajaran yg Kreatif dan Menyenangkan baik Indoor maupun Outdoor

- Pembiasaan dasar  Bahasa Arab dan Inggris dalam keseharian

- Outbond Activity setiap tahun

- Kelas Robotik, Sains, English Fun.

Mari Bergabung bersama kami,…

KLIK LINK dibawah!

http://sipinter.sdmuhmadiun.sch.id/psb/psb.php

Permanent link to this article: http://sdmuhmadiun.sch.id/?p=735

Kreativitas Belajar

Pengertian Kreativitas Belajar
Kreativitas adalah hasil dari interaksi antara individu dan lingkungannya seseorang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan dimana ia berada dengan demikian baik berubah di dalam individu maupun di dalam lingkungan dapat menunjang atau dapat menghambat upaya kreatif (Munandar, 1995 : 12). Kreativitas juga diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata, yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya (Supriyadi, 1994 : 7). Secara psikoligis, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. “belajar juga adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya” (Slameto, 2003 : 2). Ahli pendidikan modern merumuskan bahwa belajar adalah suatu bentuk pertmbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan (Aqib, 2003 : 42). Belajar merupakan kegiatan yang terjadi pada semua orang tanpa mengenal batas usia dan berlangsung seumur hidup (Rohadi, 2003 : 4). Dengan demikian belajar merupakan usaha yang dilakukan seseorang melalui interaksi dengan lingkungannya untuk merubah prilakunya, jadi hasil dari kegiatan belajar adalah berupa perubahan prilaku yang relatif permanen pada diri orang yang belajar. Tornace dan Myres dikutip oleh Triffinger (1980) dalam Semiawan dkk (1987:34) berpendapat bahwa belajar kreatif adalah “menjadi peka atausadar akan masalah, kekuarangan-kekurangan, kesenjangan dalam pengetahuan, unsur-unsur yang tidak ada, ketidak harmonisan dan sebagainya. Mengumpulkam informasi yang ada, membataskan kesukaran, atau menunjukkan (mengidentifikasi) unsur yang tidak ada, mencari jawaban, membuat hipotesis, mengubah dan mengujinya, menyempurnakan dan akhirmnya mengkomunikasikan hasil-hasilnya” . Sedangkan proses belajar kreatif menurut Torance dan Myres berpendapat bahwa proses belajar kreatif sebagai : “keterlibatan dengan sesuatu yang berarti, rasa ingin tahu dan mengetahui dalam kekaguman, ketidak lengkapan, kekacauan, kerumitan, ketidakselarasan, ketidakteraturan dan sebagainya. Kesederhanaan dari struktur atau mendiagnosis suatu kesulitan dengan mensintesiskan ionformasi yang telah diketahui, membentuk kombinasi dan mendivergensi dengan menciptakan alternatif-alternatif baru, kemungkinan-kemungkinan baru, dan sebagainya. Mempertimbangkan, menilai, memeriksa, dan menguji kemungkinan-kemungkinan baru, menyisihkan, memecahkan yang tidak berhasil, salah dan kurang baik, memilih pemecahan yang paling baik dan membuatnya menarik atau menyenangkan secara estesis, mengkonunikasi hasi-hasilnya kepada orang lain” (Semiawan, DKK. 1987 : 35). Dengan demikian dalam belajar kreatif harus melibatkan komponen-komponen pengalaman belajar yang paling menyenangkan dan paling tidak menyenangkan lalu menemukan bahwa pengalaman dalam proses belajar kreatif sangat mungkin berada di antara pengalaman-penglaman belajar yang sangat menenangkan, pengalama-pengalaman yang sangat memberikan kepuasan kepada kita dan yang sangat bernilai bagi kita. Jadi kreativitas belajar dapat diartikan sebagai kemampuan siswa menciptakan hal-hal baru dalam belajarnya baik berupa kemampuan mengembangkan kemampuan formasi yang diperoleh dari guru dalam proses belajar mengajar yang berupa pengetahuan sehingga dapat membuat kombinasi yang baru dalam belajarnya,

Permanent link to this article: http://sdmuhmadiun.sch.id/?p=730

Pengumuman Hasil Seleksi SD ‘Aisyiyah Kartoharjo

  1.  Sesuai dengan hasil rapat tim seleksi dan tim pendiri, maka ditetapkan 4 (empat) nama yang memiliki nilai tertinggi untuk ditetapkan menjadi guru SD Aisyiyah Kartoharjo dan mengikuti masa percobaan.Selamat kepada rangking 1,2,3 dan 4.
  2. Kepada seluruh peserta seleksi kami sampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya atas partisipasinya mengikuti seleksi Guru SD ‘Aisyiyah Kartoharjo
  3. Rangking 1. Sdr. Pita Anjarsari
  • Mengikuti Magang di SD “Kreatif” Muhammadiyah 16 Surabaya
  • Diharap untuk masuk besok pada hari Kamis, 12 Januari 2012 di SD ‘Aisyiyah Kartoharjo Jl. Telasih 8 Madiun jam 08.00 menemui Ibu Ariwidya Poernama, S.Pd

4.  Rangking 2, 3 dan 4 : Sdr. Wiwin Muryani, Ika Widyawati dan Nurinayati Mirza Arfan diharap masuk besok pada hari Kamis, 12 Januari 2012 di SD ‘Aisyiyah Kartoharjo Jl. Telasih 8 Madiun jam 08.00 menemui Ibu Ariwidya Poernama, S.Pd

Fastabiqul Khairat

 Madiun, 10 Januari 2012

Tim Pendiri SD AISYIYAH Kartoharjo Madiun
Ketua
ttd
Drs. H A R J O N O
NBM. 987 322

Permanent link to this article: http://sdmuhmadiun.sch.id/?p=727

Older posts «

» Newer posts

[Hide]
Facebook